Rubah thema blog ini sesuka kamu!


Jangan Lupa di Like Ya

×

Selasa, 25 November 2014

"ULANG IKUTI BUAYO KENONG"



Ungkapan di atas mengisyaratkan pada kita bahwa setiap manusia didunia ini mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, dalam hal ini dikhususkan pada materi ( harto bang bahaso Kluwat ato pe reto mene debo nyerokko, biaso no yg nyerokko reto di take no nguh meruban...hehehehehe ).  Dalam hal kemampuan materi tersebut kita jangan sampai mengikuti diluar kemampuan yang kita miliki sehingga dalam menjalani kehidupan kita tidak terjebak dalam pergaulan dunia yang semestinya tidak kita lakukan karena diluar kemampuan yang kita miliki. Ungkapan di atas mengajari kita untuk membelanjakan sesuatu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki sehingga dalam kehidupan kita tidak terlilit hutang dan menjadi tidak baik. Mungkin mene sendah pe ulang terlalu ngikuti trend, mengikuti trend hanya sedaya mampu yang dimiliki aja.@@@@@@ lanjutkan???

Selasa, 16 April 2013

PUISI UNTUK IBU

Untuk Ibuku tercinta 
By: Agus Suarsono 
Ku ingin, Menghirup udara yang kau hirup. 
Melangkah, Di tempatmu melangkah. 
Berteduh, Di tempatmu berteduh. 
Dan terlelap di atas pangkuanmu. Ibu... 
Ku hanya ingin selalu bersamamu. sepanjang waktuku... 

Kupersembahkan untuk Ibuku Tercinta dan semua Ibu di muka bumi ini 
By: Agus Suarsono 
Suratan-Mu Tuhan... 
Atas takdir seorang 
Ibu yang mengandung ku tuk sembilan bulan yang melahirkan ku dengan derita 
Nyawanya Ia pertaruhkan 
Demi aku yang lemah tak berdaya 
Maaf Ibu... Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu 
Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia 
Maaf Ibu... Jika kau harus terbangun di kegelapan malam 
Karena aku yang merengek kehausan 
Maafkan aku Ibu... Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta 
Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa Tuhan... 
Dosakah diriku ini... 
Yang selalu merepotkan Ibu 
Wanita bijaksana yang membesarkanku 
Mengajariku tentang arti kehidupan 
Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah 
Dan takkan pernah menyerah 

Cahaya Cintamu 
By: Agus Suarsono 
Ibuku sayang... 
Cintamu, adalah cahaya yang menerangi Setiap kegelapan di dunia fana ini. 
Kehadiranmu, begitu berharga, 
Bermakna dan berarti. Ibuku yg cantik... 
Tiada hari yg kujalani, 
Tanpa sedetik pun tak mengingatmu. 
Mengingat sgala pengorbananmu 
Yg tak lelah merawatku, Yg tak bosan menasehatiku, 
Dan tak henti menyangiku, spanjang usiamu. 
Terima kasih Ibu... 
Telah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini, dengan senyum manismu yg menguatkan batinku. 
Terima kasih ibu… 
Telah menjagaku hingga kini. 
Terima kasih Ibu... 
Engkau selalu ada untukku. Ibuku yg baik... 
Maafkan aku, jika pernah melukai perasaanmu. 
Maafkan aku, selalu mengecewakanmu. 
Maafkan aku, anakmu ini. Ibu... 
Cahaya cintamu, selalu ku nanti. 
Bahkan hingga aku mati.
Dan cintamu kan tetap bersinar di hati, Kekal dan abadi.

Sabtu, 19 Januari 2013

Bahasa Kluet Sehari-hari

Sike dapah? mau kemana?
Dapah Nari? dari mana?
Keno arok m ? apa mau mu?
Nguh pe mangan ? sudah Makan?
Nguh pe ridi? sudah mandi?
Ntak laus? ayo pergi?
Ulang bengi-bengis! jangan marah-marah !

Makanan Khas Kluwat

Didunia banyak makanan yang mungkin enak tuk dimakan begitu juga di Kluwat yang merupakan wilayah dari Provinsi Aceh,,,aku hanya ingin menulis jenis makanan yang ada di Kluwat, bukan ingin publikasi kalau makanan di situ enak2 tp hanya ingin nulis aja,,kalau kamu ngak mau tau ya ngak apa2..emang masalah buat lho........hahahahahaha
ini jenis makanannya lhoh:
Rabee
Jeruk Tubis

Sabtu, 05 Januari 2013

SI BUTA DARI GOA HANTU

Orang pandai bukanlah orang yang menghafal seluruh isi buku tapi orang pandai orang yang memahami isi dari buku

"M U N G K I N"

Orang kaya itu "orang yang bisa mendapatkan uang melebihi dari apa yang dihabiskan,% baik melebihi % buruk, memakan kurang dari apa yang ada" itu kata ku......

Senin, 24 Desember 2012

MALAM INI

malam ini aku disini,,dan mungkin akan selamanya disini hujan menemani malam ku saat ini; musik itu; deraian air yang disana hanya hiasan; mungkin tidak begitu berarti bagiku ia hanya datang tuk menjadi penghibur penghuni dunia yang sombong.

Jumat, 14 Desember 2012

INDONESIA - KLUWAT

A
Abang - Dak
Abu2 - Kelabu
Ada - Lot
Air - Lawe
Air Mata - Lawe Iluh
Akal - Akee
Akar - Urat

Akan - Sike
Akhir - Pudi
Alas - Lapik
Alis - Bubuk Selibun
Alur - Arie
Aman - Aman
Amarah - Kebengisan
Ambruk - Relos
Ambil - Along
Angka - Angko
Anjing - Biang
Ani-Ani - Peralong
Anus - Ikur
Apa - Keno
Arah - Talo
Asah - Garut
Asam - Macom
Asin - Masin
Asuh - Kliniko
Atas - Datas
Ayah - Apak
Ayam - Manok

B
Bambu - Buluh
Banyak - Mbue,Mejunjun,Metunce
Bawa - Mbah
Belati - Pelati
Benar - Betei
Bengkok - Pekok
Berak - Iching
Berbaring - Galang
Berapa - Pigo
Berdiri - Jonjong
Bersama - Ruk-rut
Beli - Tukor
Belum - Ndakngo
Besar - Mbelun
Besok Lusa - Keduwan
Bibir - Biber
Biji - Kemiang
Bikin - Poli,Payoe
Bisa,Dapat - Iek
Buang - Capako
Bulu - Bubuk
Buruk - Macik
Burung - Piduk
Bohong - Culit
Boleh - Do m

C
Canda - Jemak
Cat - Cet
Cangkul - Cangke
Cantik,Bagus - Ceredek
Capek - Hek
Celana - Seruwe
Cemberut - Berdut
Cepat - Entor,Segerou
Cerai - Sirang
Cinta - Cinto
Cubit - Getuk
Cuci - Burih
Coklat - Coklat
Colek - Kuit

D
Daging - Jukut
Datang - Roh
Damai - Dame
Dekat - Nenuh
Delapan - Waluh
Dengar - Dengkohi
Dengan - Ngon
Depan - Nadop
Diam - Kom,Sengap
Dingin - Mapun, Merengap
Disana - Jadih
Disini - Janah
Dua - Duo
Dulu - Idie
Duduk - Tandok
Du'a - Duo
Dorong - Tulak

E
Ekor - Lawi
Enak - Lemak
Enam - Enom
Empat - Empat

F
Famili - Sedaro

G
Gelap - Kelom
Gemuk - Tembun
Gigit - Getop
Gigi - Ipon
Gula - Sakar
Gunung - Delong
Goreng - Sangre

H
Hangus - Mesong
Hari - Wari
Harga - Rego
Harimau - Begu
Hidung - Igung
Hijau - Hijuo
Hilang - Bene
Hitam - Merong
Hitung - Itung,Bilang
Hujan - Udan
Hutan - Talun

I
Injak - Dedoh
Ibu - Embuk
Ikat - Rakut
Itu - Idi
Ingus - Imun
Ini - Ino
Insang - Isang
Isap - cop

J
Jauh - Nauh
Jadi - Nyadi,Surung
Jangan - Ulang
Jalan - Dalan
Jatuh - Nabuh
Jilat - Celat
Jinak - Nyinak
Jongkok - Cingkung
Jual - Dayo
Jumpa - Serung

K
Kau - Koe
Kakak Ipar - Silih
Kakek - Muan
Kaki - Kiding
Kalong - Cebengkik
Kalung - Buroe
Kain - Ulos
Kata - Cerok
Kapan - Pigan
Kawan - Imbang
Kebun - Empus
Kecil - Ketek
Kecoa - Ipos
Kejar - Kudum Kemarin - Madih
Kemari - Benah Kentut - Entut
Kenapa - Kae, Kade
Kelapa - Ningor
Keluar - Rue
Ketemu - Serung,Jumpoe
Kera - Kero
Kerbau - Kerbou
Keringat - Panas
Ketapel - Gande
Kita - Kito
Kuburan - Jirat
Kuku - Sliwon
Kulit - Kuling
Kumpul - Pulung
Kuning - Ngersing
Kupas - Kubak
Kosong - Legoh
Kotor - Kumuh, bataq

L
Laba2 - Lawah
Lagi - Dan
Laki-laki - Anaq Laki
Lalat - Nalong
Lama - Nekah
Lambat - Salei
Lari - Letun
Lebih - More
Lempar - Tewor
Lepas - Luahi,Lekang,Calus
Liar - Meriye
Lidah - Dilah
Lihat - Ilouko
Lima - Limo
Liur - Totoh
Luas - Mbelang
Ludah - Cidur
Luka - Ugah
Lumbung Padi - Berandang
Lumpur - Lohop
Lurus - Tepat,Pentor
Longgar - Rongge
Lompat - Lompek

M
Mau - Mero
Makan - Mangan
Malam - Brengi
Marah - Mehob,Bengis
Mancing - Engkawee
Mampu - Iek
Mandi - Ridi
Mana - Apah
Manis - Mis
Masuk - Bengkot
Mimpi - Nipi
Minum - Minum
Minta - Mido
Malu - Melo
Mata - Mato
Merah - Menggor
Muka - Awei
Mulut - Babah
Monyet - Cekuk

N
Naik - Nangkih
Nama - Gere
Nanti - Nahan
Nasi - Nakan
Nangis - Marung
Nenek - Endik
Ngantuk - Capot Mato
Nyamuk - Namuk
Nyaris - Ciping
Nyata - Nyato
Nyawa - Nyawo

O
Obat - Daon
Obor - Suluh
Ompong - Rongah
Orang - Jemo
Orang Tua ( Ayah ) - Apak
Otak - Utok
Otot - Otot

P
Padi - Page
Parang - Piso
Paman - Andi
Pantat - Pangkong
Pandai - Carong
Panjang - Mantas
Pasir - Kersik
Payau - Payo
Pedas - Encor
Pegang - Gelom
Pelit - Pelokot
Pejam - Picong
Perempuan - Anaq Beru
Pergi - Laus
Piring - Jambar
Pisang - Galuh
Pulang - Ulak
Pukul - Pokpoq
Punya - Atok
Putar - Putor
Putih - Mentar
Potong - Pengkoh

Q

R
Ramai - Rami
Rambut - Buk
Rendah - Meteruh
Rindu - Tedoh
Rusak - Rengop
Rumput - Dukut
Rumah - Rumah
Rotan - Getang

S
Sakit - Cui
Satu - Sado
Sama - Dos
Sampah - Geraq Sandal - Selop
Sawah - Ummo
Sebentar - Kejab, Kijab
Sedikit - Citok
Sekali - Segor
Sekarang - Sendah
Sepuluh - Sepuluh
Seret - Saran
Sering - Mbabit,Ngati
Sembilan - Siwah
Sembunyi - Cebuni
Senyum - Cirom
Simpan - Sisiko
Sudah - Nguh
Sudut - Sagi
Suka - Arok
Semut - Perkis
Sumur - Telago
Sombong - Congkak
Sore - Ruhei

T
Tabrak - Tumbuk
Tajam - Tajom
Takut - Miar
Tanah - Tanoh
Tangkap - Cikop
Tawon - Wani
Telingga - Pingge
Telur - Terie
Tembikar - Waron
Terbang - Kabang
Tiang - Tihang
Tidak - Ndak
Tinggi - Natas
Tua - Tuo
Tujuh - Pitu
Tumbang - Mulak
Tumbuh - Meie
Tunggu - Timoi
Tunjuk - Tuduk
Tumpul - Popee
Tiang - Tihang
Tidur - Medom
Tiba - Soh
Tiga - Telu
Tinggal - Tading
Tikar - Amaq
Tolong - Tulung
Topi - Songkok

U
Uang - Kepeng
Uang Kecil - Kepeng Ketek
Udara - Udaro
Ujung - Ujung
Ular - Nipei
Ulat - Ulong
Ulang - Ulihi
Umur - Umur
Uzur - Metuo

V
Vagina - Cepek

W
Wafat - Na angih
Wajah - Awe
Wanita - Anak Beru
Warna - Warno

X

Y
Ya - Yo
Yaitu - Yo mo idi

Z
Zaman - Jaman
Zina - Jino
Zakar - Lelek
Zakat - Jekat








Selasa, 16 November 2010

Ungkapan dalam bahasa Kluet" Sedangkon di rincim mero serung apolgi di rancung "

Ungkapan di atas mengisyaratkan untuk berhati-hati dalam melakukan sesuatu, baik pekerjaan maupun dalam berkomunikasi.